Pengembangan Rumah Sakit - RS Paru Sidawangi, Kab. Cirebon

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengembangkan 7 unit Rumah Sakit yang berada dalam penggelolaan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Ketujuh Rumah Sakit direncanakan akan dibiayai dengan skema pembiayaan yang berbeda-beda. Gambaran umum masing-masing rumah sakit dapat dilihat pada uraian berikut ini.


RS Paru Sidawangi, saat ini adalah RS khusus penyakit Paru Kelas B. Terletak di perbatasan antara Kab. Cirebon dan Kuningan. Awalnya berfungsi sebagai sanatorium untuk penyakit TBC yang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1939. Pada Tahun 1978, dirubah statusnya menjadi Rumah Sakit dan Tahun 2002 diserahkan pengelolaannya kepada Provinsi Jawa Barat. Dalam perkembangannya, tahun 2008 statusnya resmi menjadi Rumah Sakit Paru Provinsi Jawa Barat.

Sebagai upaya pengembangan, RS Paru Sidawangi ini berencana untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan menjadi Rumah Sakit Umum Kelas A. Dengan program pelayanan unggulan berupa pelayanan kesehatan paru dan saluran pernafasan, kedokteran kritis, dan onkologi paru. Utuk itu Pemerintah Provinsi mengundang Badan Usaha yang berpengalaman dalam pengelolaan Rumah Sakit, khususnya Rumah Sakit Pernapasan, untuk bekerja sama dalam pengelolaan RS Paru Sidawangi di Kab. Cirebon.

  • Lokasi : Sidawangi, Kab. Cirebon
  • Kapasitas saat ini 112 tempat tidur akan ditingkatkan menjadi 400 tempat tidur
  • Luas lahan : 10 Ha.
  • Rencana Pembangunan beberapa gedung baru
  • Program unggulan : Kesehatan Paru, Saluran Pernafasan dan Onkologi Paru
  • Skema Pembiayaan : KPBU
  • Biaya Investasi : Rp. 400 M

Status : Tahap Studi Pendahuluan